Next Post

Ide Brilian Dr. Imam Nashirudin di Depan Komisi XI DPR RI

Dr. Imam Nashirudin saat memaparkan gagasannya di depan Komisi XI DPR RI

Jakarta, fiskusmagnews.com:
Dalam sebuah presentasi yang mencuri perhatian di hadapan Komisi XI DPR RI, Dr. Imam Nashirudin menyajikan gagasan-gagasan inovatif yang dirancang untuk membawa terobosan dalam pengelolaan fiskal dan tata kelola ekonomi nasional. Melalui presentasinya, beliau mengajak para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan untuk melihat lebih jauh ke dalam sistem perpajakan dan pengawasan ekonomi guna mengatasi tantangan yang muncul dari ekonomi bayangan dan praktik penggelapan pajak.

Menyingkap Tabir Ekonomi Bayangan

Dr. Imam Nashirudin menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan negara. Dalam paparan tersebut, beliau menguraikan konsep mengenai upaya deteksi dan penanggulangan ekonomi bayangan—sebuah fenomena yang kerap menyulitkan pemerintah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak. Menurut Dr. Imam, dengan menerapkan pendekatan berbasis analisis forensik dan penggunaan alat ukur inovatif, ketidakcocokan antara pendapatan yang dilaporkan dengan arus keuangan nyata dapat diidentifikasi dengan lebih efektif. “Transparansi adalah kunci untuk menutup celah di mana kegiatan ekonomi ilegal dapat tumbuh subur,” tegas beliau.

Reformasi Sistem Perpajakan dan Pengawasan Fiskal

Salah satu ide utama yang disampaikan adalah perlunya reformasi dalam sistem perpajakan yang ada. Dr. Imam menyarankan beberapa langkah strategis yang meliputi:

  • Optimalisasi Teknologi dan Data: Penggunaan sistem informasi yang terintegrasi untuk memonitor dan mengevaluasi setiap transaksi ekonomi secara real-time, sehingga ketidakakuratan dan penyimpangan dapat segera dideteksi.
  • Pendekatan Analitis dalam Audit Pajak: Mengadopsi metode analisis data yang canggih untuk membandingkan pola pendapatan yang seharusnya dengan data yang dilaporkan, sehingga mengungkap adanya potensi penggelapan.
  • Penguatan Kolaborasi Lintas Instansi: Mempererat kerjasama antara lembaga pengawas, otoritas pajak, dan badan penegak hukum untuk menciptakan sinergi dalam menindaklanjuti setiap indikasi pelanggaran.

Manfaat Bagi Perekonomian Nasional

Dr. Imam Nashirudin juga menguraikan manfaat strategis yang dapat diraih melalui implementasi gagasan ini. Dengan mengoptimalkan sistem pengawasan dan pengelolaan keuangan negara, diharapkan:

  • Peningkatan Penerimaan Pajak: Dengan menutup celah ekonomi bayangan, penerimaan pajak akan meningkat, yang pada gilirannya akan mendukung pendanaan pembangunan nasional.
  • Keadilan dalam Sistem Ekonomi: Reformasi perpajakan yang adil akan memastikan bahwa semua pelaku ekonomi, baik yang berada di sektor formal maupun informal, memberikan kontribusi sesuai kemampuannya.
  • Stabilitas Ekonomi: Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara akan menciptakan iklim investasi yang lebih sehat, mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Respons dan Harapan dari Para Pemangku Kepentingan

Presentasi yang disampaikan oleh Dr. Imam Nashirudin mendapat sambutan positif dari para anggota Komisi XI DPR RI. Banyak di antara mereka yang mengapresiasi pendekatan inovatif yang ditawarkan, dengan harapan bahwa ide-ide tersebut dapat menjadi dasar bagi reformasi kebijakan fiskal di masa depan. “Gagasan beliau membuka cakrawala baru dalam mengatasi masalah ekonomi bayangan dan memberikan solusi praktis untuk perbaikan sistem perpajakan nasional,” ujar salah satu anggota komisi.

Dengan paparan yang lugas dan penuh wawasan, Dr. Imam Nashirudin telah berhasil menggugah diskursus mengenai pentingnya transparansi dan inovasi dalam tata kelola fiskal. Ide-idenya yang visioner tidak hanya menawarkan solusi terhadap permasalahan ekonomi yang selama ini menghambat pertumbuhan, tetapi juga membuka peluang untuk menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil dan efisien bagi seluruh rakyat Indonesia.

Reporter: Marshanda Gita – Pertapsi Muda

fiskusma

Related posts